Kotak Pencarian

Hasil Pencarian

Selasa, 09 Desember 2008

Jepang Siapkan Teknologi Penerus Internet

TOKYO, KAMIS - Cepat atau lambat jaringan Internet akan mencapai kapasitas meksimumnya sehingga tidak mungkin melayani trafik komunikasi data yang semakin besar. Jepang tengah menyiapkan riset untuk mengembangkan teknologi penggantinya seperti upaya yang juga telah dilakukan para peneliti di AS dan Eropa.

Yoshihiro Onishi, salah satu pejabat direksi di kementrian komunikasi Jepang mengatakan, Jepang akan mengambil peluang ini agar tetep dapat bersaing di dunia. Ia mengatakan teknologi jaringan penerus Internet diharapkan dapat diterapkan mulai tahun 2020.

Salah satu faktor yang membuat Internet bisa berkembang begitu pesat adalah arsitekturnya yang terbuka dan fleksibel. Namun, hal itu pula yang menyebabkan informasi sampah bebas bertebaran khususnya dari para pengirim spam dan hacker bebas berkeliaran di dunia maya.

"Internet hampir mencapai limit, kami pikir penelitian terhadap teknologi seperti ini sangat dibutuhkan," ujar Onishi seperti dikutip AP. Langkah tersebut sejalan dengan sejumlah ilmuwan di dunia yang mulai menyadari bahwa jaringan yang benar-benar baru sangat dibutuhkan di saat kapasitas Internet sudah tak dapat ditingkatkan.

Jaringan baru nantinya mungkin berjalan paralel dengan jaringan Internet yang ada saat ini atau bahkan menggantikan seluruhnya. Salah satu riset juga diarahkan untuk melakukan evaluasi terhadap arsitektur yang saat ini dipakai. Selain itu, para ilmuwan tengah menjajaki teknologi agar jaringan membutuhkan energi lebih kecil.

Upaya yang dilakukan pemerintah Jepang akan didanai dari anggaran belanja tahun depan yang dimulai setiap 1 April. Jumlahnya sendiri belum diumumkan namun rencana riset akan ditetapkan mulai akhir tahun ini. Pemerintah Jepang akan membentuk organisasi khusus untuk menentukan program riset yang juga melibatkan peran swasta.

Onishi menyatakan kolaborasi dengan negara lain akan dipertimbangkan. Upaya serupa sebelumnya telah dilakukan AS dengan dukungan dana sepenuhnya dari Kogress. Teknologi jaringan masa depan sebagai penerus Internet diperkirakan akan siap antara 10 hingga 15 tahun lagi.

by : http://www.david-jordan777.co.cc

Lotus Evora, Kolaborasi Teknologi Eropa & Jepang

EVORA merupakan produk mobil yang sangat penting bagi keberadaan Lotus di pasar otomotif dunia. Mobil sport ini adalah produk terbaru Lotus sejak tahun 1995 yang diharapkan mampu bersaing dengan Porsche 911. Evora secara resmi telah diluncurkan pada "London Motor Show", Selasa (22/7).

Dibandingkan model Lotus sebelumnya, ada dua perubahan signifikan yang membuat Evora berbeda. Pertama, mobil berwarna silver ini menggunakan konsep kabin 2+2 yang lebih lega dibandingkan mobil sport standar. Artinya, kabin bisa memuat dua orang penumpang di depan dan tambahan dua orang berukuran tubuh kecil di bagian belakang. Kedua, mobil ini memiliki bobot yang ringan, berdesain aerodinamis dan menggunakan mesin buatan pabrikan Jepang.

Tenaga mobil ini dihasilkan dari mesin 3.5 liter Toyota V6 yang dipasangkan dengan sistem manajemen mesin Lotus sehingga menghasilkan tenaga 280 bhp. Mesin ini disandingkan dengan sistem transmisi Toyota enam percepatan. Lotus mengklaim Evora mampu melaju hingga kecepatan maksimum 170 km/jam dan berakselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 5 detik.

Lotus mengatakan bahwa Evora akan terus melebarkan brand appeal melebihi Elise dan Exige yang kemudian akan menarik perhatian pembeli yang menginginkan sebuah mobil yang sangat berguna.

Secara keseluruhan Direktur Desain Lotus Russel Carr menyebut mobil ini sebagai mobil sport bergaya modern yang menggunakan campuran desain Eropa dengan kecanggihan teknologi mesin Jepang. Desainnya bisa disejajarkan dengan Porsche Cayman dan 911. Proses perancangan mobil Evora dikerjakan dalam waktu 30 bulan dari mulai gambar hingga diluncurkan.

"Evora merupakan fase pertama dari rencana peluncuran tiga model baru dalam lima tahun ke depan. Dengan mobil baru ini, kami optimis mampu bersaing melawan pabrikan kendaraan sport lainnya di tingkat global," kata Carr. (ovi)***

by : http://newspaper.pikiran-rakyat.com

Jepang dan Korea pimpin teknologi Fiber Optic internet broadband

Data dari OECD, negara Korea memiliki 12.2 koneksi dari 100 penduduknya. Dan 10.5 koneksi melalui TV kabel dan 8.4 koneksi dengan ADSL. Data terakhir menunjukan peningkatan penguna broadband di Korea mencapai 10.4% dalam 1 tahun terakhir.

Penguna terbesar koneksi FO sekarang dipegang 2 negara yaitu Jepang dan Korea.
Di Jepang sekitar 10.2 % penguna FO, disusul DSL dengan 9.6% dan kabel odem 3.1%.

Negara lain yang mampu mengejar kedua negara tersebut hanya Swedia dengan 6 koneksi FO dari 100 koneksi yang digunakan.

Kebutuhan koneksi broadband di Jepang dan Korea memang meningkat, lebih banyak diperuntukan bagi HD TV dan layanan lain yang membutuhkan koneksi super cepat.
Denmark menjadi salah satu negara yang memiliki pemakai koneksi brodband sampai 36.7 koneksi dari setiap 100 koneksi yang ada. Tetapi kebanyakan masih di dominasi dengan DSL

by : http://obengware.com

Teknologi ETC di Jepang: membayar tol tanpa harus berhenti sama sekali

Jalan tol di Jakarta, sudah bayar masih dapat "bonus" kemacetan yang Ruaarrr Biasa, belum lagi harus ngantri yang puaaaaannnnnjang hanya untuk membayar di pintu tol ditambah dengan orang yang membayar pake pecahan 1 juta rupiah. Emang ada? :D

Di Jepang, dengan menggunakan sistim ETC (Electronic Toll Collection System) maka anda tidak perlu lagi berhenti untuk membayar tol, cukup dengan berjalan maksimum 20 km per jam pada saat mendekati pintu tol maka secara otomatis pembayaran telah dilakukan.

Cara kerjasanya sangat sederhana, sebelum pintu tol, telah dipasangkan sebuah perangkat pembaca kartu secara nirkabel dan saat anda mendekati pintu tol tersebut, otomatis pintu penghalang otomatis akan terbuka.

Untuk menikmati pembayaran otomatis ini, tentu saja harus membeli semacam voucher yang nantinya diletakkan di dalam mobil yang dimasukkan ke dalam suatu perangkat elektronik (ETC Card Reader).

ETC Card Reader dari Panasonis tipe CY-ETC908 adalah model keluaran terbaru yang bentuknya lebih kecil dan lebih user friendly, bahkan ada peringatan dalam bentuk suara bila voucher anda sudah habis.

Seingat kami, pemerintah kita juga akan memberlakukan sistim pembayaran secara elektronik tapi tetap saja harus membayar dan berarti masih memungkinkan terjadinya antrian di pintu tol, belum lagi mobil di depan yang begitu lama membayar karena masih mencari-cari dimana kartu terebut diletakkan. :-)

Berikut ini video mengenai sistim ETC, walaupun dalam bahasa Jepang tetapi mudah dimengerti kok. Yang aneh dalam video ini, ternyata banyak sekali kecelakaan yang terjadi pada saat membayar tol di Jepang. :D


by : otakku.com

BAKETAN GHOST DETECTOR V.2 Pendeteksi Hantu Paling Heboh di Dunia!

Sebelum menjual alat pendeteksi ini, kami telah datang ke sebuah kuil yang sangat terkenal di kalangan masyarakat Jepang sebagai tempat berhantu! Ini bukan cerita komersil tetapi kenyataan! Karena anda mungkin tidak percaya, kami merasakan dingin yang luar biasa, dan setelah itu, Baketan mendeteksi sesuatu yang tidak wajar... kemudian mengeluarkan cahaya Merah!!!

More Information:
- Dimension (approx.): 38 x 35 x 9 mm, Baby Ghost Size: 20 mm, Total Length: 140mm
- Battery type: CR2016 (1 piece)



Pendeteksi Hantu, dengan Teknologi Jepang, menangkap Hantu! Anda dapat mencari hantu menggunakan Baketan!

Caranya sederhana, tekan tombol. Kemudian alat akan mulai mencari keberadaan hantu! Alat akan terus berkedip selama sekitar 10 detik. Jika situasi sekitar anda normal, alat akan berhenti berkedip (dengan tanda berkedip 3x secara cepat). Anda akan merasa lega karena berarti tidak ada hantu :-)
BAGAIMANAPUN JUGA! jika ada sesuatu yang tidak wajar, alat memperingatkan anda dengan mengedipkan sinar merah secara terus-menerus dengan suara-suara buzzer!! Anda dalam bahaya!! Menyingkirlah dari tempat anda berdiri!
Atau jika anda harus tetap di tempat, teruslah menekan tombol untuk beberapa detik, kemudian, Baketan safe mode mulai mengusir Hantu keluar dari tubuh anda!
Bahkan meskipun anda tidak memegang Baketan, alat tersebut tetap mencari Hantu secara otomatis, setiap 10 menit sekali!!
Pergilah keluar di tengah malam dan temukan Hantu tapi berhati-hatilah dari keadaan dirasuki Hantu atau Setan!! Jika anda menemukan sosok yang mengerikan yang tidak dapat disentuh. Tekan Baketan dan lindungi diri dengan safe modenya.
Terima kasih telah membaca dengan seksama penjelasan kami atas produk ini. Sejauh ini, anda mungkin meragukan kemampuan mendeteksi hantu dari Baketan. Tapi percayalah, cara kerja alat ini berdasarkan pada perhitungan matematika, meteorologi dan teknologi.

CARA MENGGUNAKAN BAKETAN

Saat anda menekan tombol tengah, alat tersebut mencari hantu/keadaan paranormal atau obyek yang hampir tidak terdefinisi secara fisik.
Hasilnya akan tampak dalam beberapa detik. Jika alat berbunyi beep dengan mengedipkan sinyal merah darurat, pasti ada sesuatu yang tidak wajar. Mungkin ada sosok hantu disana dan anda harus keluar dari sana. Jika hal tersebut terjadi, tetaplah menekan tombol tengah, Baketan merubah fungsinya menjadi Safe-Mode.

INDIKATOR (WARNA) LAMPU BAKETAN

Jika Indikator BAKETAN berwarna:

Merah
, artinya ada Energi negatif (hantu) di sekitar anda.

Warna lain, artinya tidak ada gejala Metafisika.


Pada Safe-Mode, memberikan penghalang untuk melindungi anda dari hantu. Bahkan meskipun anda tidak menekan tombol pencari, alat sesekali bekerja dan mencari sesuai dengan kehendak anda. Semua ini adalah instruksi utama dan saya percaya anda mengerti kesemuanya dan selamat menikmati pencarian hantu anda! Oh menyeramkan!
Pendeteksi Hantu menggunakan algoritma yang komplek untuk menganalisa data penyensor, menambahkan respon biometrik dari kulit anda, dan pencocokan pola penyebaran energi secara nyata. Pendeteksi Hantu menemukan hantu, arwah, dan sesuatu lainnya. Sensornya mendeteksi dan menggabungkan beberapa perubahan yang berarti pada turbulensi (medan) electro-magnetic, panas, cahaya, dan biometrik yang dipercaya dapat menunjukkan keberadaan (hantu) yang misterius. Pendeteksi Hantu dikembangkan oleh Solid Alliance dan GRX, sebuah organisasi virtual yang meneliti medan energi dan paranormal.

by : IndoSpiritual.com

Indonesia-Japan Expo 2008: HITACHI, Raksasa Teknologi Jepang, Tampilkan Produk Ramah Lingkungan!

Tahukah Anda bahwa 1 triliun kantong plastik diproduksi untuk konsumsi pasar setiap tahunnya.Sadarkah Anda jika dalam setahun rata-rata 150 kantung plastik sudah Anda gunakan, dan untuk membuat 1 kantung plastik diperlukan 2kg minyak tanah. Lantas setelah digunakan sampah plastik itu harus dibakar dan menghasilkan 1 kg gas Co2 berbahaya di udara, untuk setiap 5 kantung plastik. fakta-fakta inilah yang membuat lingkungan dan bumi kita menjadi tidak nyaman.

Tapi sejujurnya apakah Anda peduli dengan semua itu? Karena kondisi yang menyebabkan global warming inilah yang kemudian menjadi isu sentral dari banyak vendor yang hadir di Indonesia-Japan Expo (IJE) 2008, di Arena PRJ, Kemayoran Jakarta, 1-9 November 2008.

Salah satunya adalah Hitachi, Group perusahaan teknologi asal Jepang ini memiliki booth megah di Hall A. Isu ramah lingkungan mendominasi hampir semua produk-produk yang dipamerkan Hitachi. Perusahaan yang dibangun dari gabungan 12 perusahaan besar ini menghasilkan lebih dari 13 ribu jenis produk yang tersebar ke berbagai sektor bisnis; seperti IT, Industri, Konstruksi, Rumah tangga, Transportasi, Sekolah, Lingkungan, Logistik, Storage dll.

Selain menampilkan produk untuk pengenalan bisnis dan mengedukasi konsumen, Hitachi juga menampilkan aplikasi interaktif melalui layar multi touch. Pengunjung diminta menjawab pertanyaan kuis dan jawaban bisa dipelajari sebelumnya dengan menelusuri informasi di halaman-halaman di layar tersebut. Pengunjung menggunakan pena infra red untuk memilih jawaban. Wahana interaktif ini diharapkan dapat membangkitkan kreativitas para pengunjung untuk menyumbangkan ide atau harapannya mengenai penyelamatan lingkungan. Menariknya setiap hari sejak pembukaan sampai penutupan IJE 2008 Hitachi memberikan hadiah khusus kepada pengunjung yang memberikan idenya dan dianggap paling menarik.

TEKNOLOGI TINGGI RAMAH LINGKUNGAN

Komitmen Hitachi untuk mengatasi pemanasan global diungkapkan oleh Kepala Perwakilan Hitachi Asia Ltd. Jakarta, Koji Hachiya pada press conference, Sabtu (1/11) di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta. “Misi perusahaan Hitachi adalah untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui teknologi. Oleh karena itu Hitachi dengan gembira memamerkan produk andalannya untuk perkembangan Indonesia kini dan mendatang.”

Lebih lanjut Koji menjelaskan bahwa para pengunjung IJE 2008 akan disuguhkan interactive video touch screen yang menampilkan berbagai macam produk Hitachi di berbagai sektor diantaranya industrial technologies, power generation, consumer lifestyle, high technology, dan social transportation.

Pengunjung booth Hitachi juga dapat melihat contoh proyek monorail yang sudah diaplikasikan di Jepang, Dubai, China dan Singapura (Sentousa Island) dan juga di Jakarta (dalam waktu yang tidak lama lagi). Cara kerja turbin gas (Power Plant) milik Hitachi Group untuk pembangkit listrik yang sudah diaplikasikan di Arun (2 buah) dan Pusri Palembang (3 buah), alat berat (dengan pabriknya di Cibitung, Bekasi), Gas Insulated Swicthgear (yang memiliki pabrik di Cikarang, Bekasi), hingga air conditioner (AC) yang hemat energi untuk kebutuhan rumah tangga.

Masih terkait dengan isu ramah lingkungan, termasuk menangani limbah, Hitachi menaruh perhatian serius sejak lama dengan menampilkan kemajuan teknologi pengelolaan limbah, baik padat maupun cair. Dalam penanganan limbah Hitachi memfokuskan perhatian dalam membantu negara di Asia Tenggara dalam menangani sampah padat, air limbah, pengelolaan air, energi terbarukan, dan penghematan energi.

Melalui Hitachi Plant yang berdiri tahun 1929, saat ini tengah terlibat dalam pembangunan pabrik pengolahan air kotor di Lembah Klang, Malaysia. Teknologi baru yang berhasil dikembangkan perusahaan ini dalam penanganan limbah, antara lain, sistem penanganan limbah dengan immobilisasi mikroorganisme, sistem penyaringan dengan banyak piringan membran, dan sistem filtrasi tingkat tinggi.

ENERGI YANG BERMANFAAT UNTUK KEHIDUPAN

Energi adalah kekuatan yang menggerakan dunia kita. Teknologi mutakhir dan solusi cerdas dari Hitachi telah memberdayakan industri energi dan memberikan manfaat kepada jutaan orang di seluruh dunia selama lebih dari 90 tahun.

Turbin Gas H-25 dari Hitachi merupakan terobosan produk terbaru dari rangkaian panjang produk-produk turbin gas berkualitas tahan lama yang telah Hitachi ciptakan, dan terkenal karena kesempurnaan enjiniring, kontrol mutu yang ketat serta layanan yang dapat diandalkan. Unit H-25 yang pertama secara komersial dioperasikan pada tahun 1988.

Penghematan bahan bakar H-25 yang tinggi mempercepat tingkat pengembalian modal investasi dan tetap memberikan pilihan penggunaan bahan bakar dari mulai dari minyak sampai gas alam. Kemudahan pemasangannya, dan juga sistem otomatisasi yang terencana dengan baik membuat H-25 menjadi alat pembangkit listrik yang memberikan jaminan presisi dalam pengoperasiannya.

Dilengkapi dengan teknologi turbin gas yang mutakhir, H-25 mampu menghasilkan daya sebesar 25 MW dan suhu masukan turbin gas sebesar 2.300 F. Singkatnya, turbin gas H-25 dari Hitachi merupakan produk berkualitas tinggi dan bernilai tinggi.

PEMBANGUNAN MONORAIL DI JAKARTA


Sukses dalam mengelola pembangunan monorail di Jepang, Dubai, Singapura dan China, Hitachi juga berencana menangani pembangunan proyek Monorail di Indonesia (Jakarta) yang saat ini sedang dipersiapkan. Bahkan mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso sempat terkagum-kagum dengan prestasi Hitachi dibidang monorail.

Menurut Sutiyoso, Hitachi sukses menangani monorail di Jepang. Selama 40 tahun pengalaman menggarap monorail Hitachi belum mencatat kegagalan dan kecelakaan yang fatal. Kecanggihan teknologi Hitachi tidak diragukan lagi.

Hitachi mengajukan tawaran harga sebesar US$ 600 juta untuk menggarap monorail Jakarta, dengan kapasitas muat 200 ribu per harinya. Menurut Sutiyoso, Hitachi menawarkan monorail dengan 6-8 gerbong, dengan kapasitas 900-1000 orang per gerbong per hari.

Meskipun menggagumi kecanggihan teknologi Hitachi, Sutiyoso menyerahkan pelaksana proyek monorail Indonesia Transit Central (ITC) untuk menentukan investor monorail ini. "Saya melihat kehandalan telnologi Hitachi. Tapi saya serahkan semua keputusan kepada ITC," kata Sutiyoso.

ITC, kata Sutiyoso, punya wewenang mengajak mitra bisnis untuk mengarap proyek ini. Syaratnya, proyek bersifat investasi murni. Artinya, tidak ada jaminan utang dari pemerintah. Pemerintah Jakarta juga meminta jaminan teknologi handal, untuk melayani transportasi penduduk Jakarta yang berjumlah sekitar 10 juta orang. Selain itu, Pemerintah Jakarta juga meminta jaminan proyek ini bisa selesai dalam waktu 2,5 tahun.

Direktur ITC Sukmawati Syukur mengatakan, Hitachi masih dalam tahap menjajaki untuk menggarap monorail Jakarta. Dalam waktu dekat, kata dia, Hitachi akan mengajukan proposal resmi. Dia membenarkan tawaran harga sebesar US$ 600 juta dari Hitachi. Hanya saja, ITC menawar harga di bawah angka ini.

Masalahnya, angka itu mengakibatkan harga tiket monorail melambung tinggi. Padahal, kata Sukmawati, masyarakat Jakarta tidak bisa dibebani dengan harga tiket yang tinggi. Menurut perhitungannya, dengan asumsi harga tiket seharga Rp 5500 rupiah, dan jumlah penumpang 270 ribu pada setahun pertama, harga ini terlalu berat bagi ITC.

Menurut Sukmawati, jika menembus angka US$ 600 juta, proyek monorail membutuhkan subsidi pemerintah. "Di atas US$ 550 juta saja sudah butuh subsidi," kata Sukmawati. Selama ini, kata Sukmawati, selalu ada subsidi untuk proyek transportasi massal. Subsidi ini bisa berupa pinjaman lunak atau bentuk lain, seperti bantuan lahan gratis.

Selain Hitachi, sebenarnya masih ada Bombardier Kanada yang berpeluang menggantikan MTrans Malaysia menggarap monorail Jakarta. Sayangnya, Sukmawati pesimis dengan peluang Bombardier ini. Alasannya, harga proyek dari Bombardier terlalu tinggi. Di Los Angeles, dimana salah satu monorail Bombardier beroperasi, harganya mencapai US$ 45 juta per kilometer.

MTrans Malaysia, dalam tawaran terakhirnya memberikan harga US$ 22 juta per kilometer. So, HItachi masih menjadi pilihan dan jaminan kualitas terbaik untuk menggarap monorail di Jakarta, kita tunggu saja realisasinya.(heri)

by : http://www.rileks.com

Jepang Tawarkan Teknologi Kereta Peluru ke Rusia

Pemerintah Jepang sedang menawarkan teknologi kereta peluru ke Rusia untuk proyek pembangunan rel kereta api berkecepatan tinggi, sumber-sumber pemerintah mengatakan Kamis (28/06).

Seorang pejabat senior dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang akan mengunjungi Rusia pada awal Juli untuk pembicaraan awal dengan Presiden Rel Kereta Api Rusia, Vladimir Yakunin dan pejabat pemerintah mengenai kemungkinan perluasan teknologi itu, kata mereka.

Setelah pembicaraan awal tersebut, kedua negara itu dapat membentuk kelompok kerja perwakilan dari pemerintah mereka dan industri rel kereta api secepatnya pada musim gugur ini untuk mempertimbangkan pengenalan teknologi Jepang di Rusia, kata mereka.

Kesepakatan itu diperkirakan akan menciptakan peluang bisnis bagi rumah dagang Jepang dan sejumlah pabrikan, dan untuk membantu Jepang meningkatkan hubungan dengan negara yang kaya dengan sumber daya alam itu.

Rusia mendekati Jepang mengenai kemungkinan memperkenalkan teknologi kereta peluru pada tahun lalu, kata sumber tersebut.

- Pemerintah Jepang sedang menawarkan teknologi kereta peluru ke Rusia untuk proyek pembangunan rel kereta api berkecepatan tinggi, sumber-sumber pemerintah mengatakan Kamis.

Seorang pejabat senior dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang akan mengunjungi Rusia pada awal Juli untuk pembicaraan awal dengan Presiden Rel Kereta Api Rusia, Vladimir Yakunin dan pejabat pemerintah mengenai kemungkinan perluasan teknologi itu, kata mereka.

Setelah pembicaraan awal tersebut, kedua negara itu dapat membentuk kelompok kerja perwakilan dari pemerintah mereka dan industri rel kereta api secepatnya pada musim gugur ini untuk mempertimbangkan pengenalan teknologi Jepang di Rusia, kata mereka.

Kesepakatan itu diperkirakan akan menciptakan peluang bisnis bagi rumah dagang Jepang dan sejumlah pabrikan, dan untuk membantu Jepang meningkatkan hubungan dengan negara yang kaya dengan sumber daya alam itu.

Rusia mendekati Jepang mengenai kemungkinan memperkenalkan teknologi kereta peluru pada tahun lalu, kata sumber tersebut.

Rusia diperkirakan akan mengumumkan rincian proyek pembangunan rel kereta api pada September.

Wilayah Nizhegorod di Rusia bagian barat mengindikasikan bahwa wilayah itu berencana untuk memperkenalkan teknologi Jepang untuk rel kereta berkecepatan tinggi sepanjang 400 kilometer antara Nizhni Novgorod, pusat administrasi wilayah itu dan Moskow.

Rusia diperkirakan akan mengumumkan rincian proyek pembangunan rel kereta api pada September.

Wilayah Nizhegorod di Rusia bagian barat mengindikasikan bahwa wilayah itu berencana untuk memperkenalkan teknologi Jepang untuk rel kereta berkecepatan tinggi sepanjang 400 kilometer antara Nizhni Novgorod, pusat administrasi wilayah itu dan Moskow. (*/rit)

by : kapanlagi.com